jump to navigation

NEW FT’S PERFORMANCE Oktober 8, 2008

Posted by ftudinus in Info Lainnya.
Tags:
trackback

Mulai tahun ajaran ini FT Udinus membuat branding kegiatan Extended Class atau kelas yang diperluas. Bukan ruang kelas yang dilebarkan namun aktivitas belajar mengajarnya. Ada tiga kegiatan utama yang ditawarkan ke civitas akademika yaitu kepemilikan laptop, pembelajaran digital dan pengayaan softskill (soft skills). Hal-hal tersebut telah dipersiapkan secara intern di fakultas sejak hampir satu tahun silam. Peluncuran program ini dilakukan di Gedung B lantai 2 Fakultas Teknik UDINUS tgl 28 Agustus 2008, dihadiri seluruh mahasiswa dan para orang tua mahasiswa.

Dekan FT UDINUS, Dr. Ir. Dwi Eko Waluyo dalam pengarahannya menyatakan bahwa kepemilikan laptop tidak hanya untuk dosen, namun terutama sekali untuk mahasiswa. Tidak sekedar meniru OLPC (One Laptop per Children) program ini diharapkan mampu membuat mahasiswa mempunyai habit baru yaitu terbiasa bekerja menggunakan komputer. Beberapa vendor laptop dan umpc, seperti Acer, Toshiba sampai merek lokal pabrikan Taiwan bermerek FORSA diundang untuk mendemokan produknya. Beberapa lembaga pembiayaan juga diundang untuk memudahkan pembayaran.
Pembelajaran digital bukan hanya mengikuti latah, namun memang sudah menjadi tuntutan saat ini. Seperti banyak dibahas di berbagai tempat dan situs internet, generasi yang lahir sebelum berakhirnya abad millenium dua hingga awal abad 21 adalah
generasi z, generasi c atau generasi e. Generasi ini sangat melek teknologi, sehingga digitalisasi bahan ajar harus mulai dibiasakan bagi dosen-dosen yang dalam waktu dekat ini (5 atau 10 tahun lagi) akan mengajar para generasi z. Walau para mahasiswa baru sekarang masih belum sepenuhnya bagian dari generasi z, namun kemampuan adaptasi mereka dengan teknologi tidak perlu dipertanyakan. Sehingga pembelajaran digital bukan sebagai halangan namun sebagai tantangan yang menggairahkan.
Pengayaan softskill bagi mahasiswa adalah kesadaran bahwa keberhasilan dan kesuksesan seseorang tidak hanya dari hardskill semata, lebih dari 80 persen ditentukan oleh softskill. Banyak definisi tentang softskill, namun beberapa yang utama adalah peningkatan kepercayaan diri, kemampuan memecahkan masalah serta kemampuan menjalin hubungan dengan orang lain. Program pengayaan softskill juga sedang dikembangkan di universitas Dian Nuswantoro. Dosen-dosen sedang dan sudah diberi pembekalan softskill, sehingga pengayaan softskill kepada mahasiswa dapat dilakukan secara terselubung saat pemberian mata kuliah (hidden curiculum). Diharapkan setelah lulus nanti mahasiswa akan menjadi manusia unggul yang bermanfaat bagi diri, keluarga dan bangsanya.

Komentar»

No comments yet — be the first.